Ide Bisnis dan Ide Usaha Unik dan Kreatif untuk Anda Coba

Nyambi Jualan Stok Foto

Anda memiliki hobi pada bidang fotografi, tapi masih mentok memasuki dunia bisnis perfotoan? Terutama jika Anda seorang pemula, alih-alih bersemangat mencari celah mana yang bisa Anda susupi untuk menjajakan jasa Anda, yang terjadi malah Anda bingung dengan pasar yang ada di dunia potret memotret. Ingin masuk pasar foto prewedding, saingannya tidak terhitung, mau masuk pasar foto travelling, budget jalan-jalannya saja nggak ada! Tidak perlu pusing lagi, karena masih ada satu potensi pasar yang mungkin bisa cocok dengan Anda, yaitu nyambi jualan stok foto (stock photography).

Jika masih bingung apa itu stok foto, maka anggap saja stok foto itu seperti sebuah bank, tetapi bukan bank untuk menyimpan uang, disini yang disimpan adalah foto. Makin bingung? Jika Anda memiliki folder di hard drive komputer Anda yang berisi kumpulan foto yang Anda hasilkan sendiri, maka itu sudah termasuk dalam stok foto.

“Memangnya siapa yang membutuhkan stok foto?”, mungkin pertanyaan tersebut terbersit di pikiran Anda. Untuk menjawab pertanyaan ini sangat mudah, BANYAK! Dari industri perfilman, periklanan, perusahaan kecil sampai skala global dan individu bisa menjadi pembeli potensial foto Anda. Inti dari bisnis ini sendiri adalah merelakan foto hasil jepretan Anda untuk digunakan oleh orang lain dengan tujuannya masing-masing, jika biasanya hal ini termasuk dalam pembajakan atau pelanggaran hak cipta, maka bisnis ini me-legalkan karya Anda agar bisa digunakan secara bebas namun bersyarat salah satunya membayar.



Anda tertarik? Simak tips berikut jika ingin menghasilkan uang dari berjualan stok foto:

1. Imajinatif Lebih Baik Dari Kemampuan Teknis

Beruntunglah bagi Anda yang memiliki minat pada bidang ini, karena kata “bagus” pada bidang ini sesungguhnya nyaris tidak batasan. Untuk menghasilkan foto yang bagus pada dasarnya memang dibutuhkan kemampuan teknis yang bagus. Lalu bagi mereka yang tidak memiliki kemampuan teknis yang bagus, apa bisa bersaing? Jangan takut, jika Anda memiliki daya imajinasi setinggi langit. 
Karena beberapa perusahaan akan berani untuk membayar sebuah foto yang memiliki pesan yang kuat dibandingkan dengan teknik yang digunakan untuk menghasilkan suatu foto. Jika Anda terkendala faktor teknis maka saat ini juga ada tools semacam Adobe Photoshop, yang bisa menutupi kekurangan Anda dalam kemampuan teknis tadi. Pada poin ini, imajinasi lebih diutamakan daripada kemampuan teknis.
2. Lupakan Sisi “Seni” Sesekali
Bagi Anda yang memiliki idealisme tinggi dalam memotret tentu akan berusaha sekuat tenaga untuk menciptakan karya yang sesuai dengan ideologi yang Anda anut, hal ini tidak salah, namun juga tidak sepenuhnya bagus. Anda harus mempertimbangkan sesekali untuk sedikit melenceng dari sisi idealis Anda untuk menghasilkan sebuah karya yang komersil, yang bisa dilirik oleh pembeli potensial foto Anda nantinya.

3. Hargai Karya Anda Bukan Berarti Pasang Harga Tinggi

Terkadang sering anda berpikir bahwa anda adalah pemula sehingga kurang percaya diri dalam menjual karya. Sebaiknya pada aspek ini, Anda lebih baik mementingkan agar karya Anda bisa terjual terlebih dahulu, tampilkan sisi komersial Anda diatas sisi idealisme karya Anda. Karena seiring berjalannya waktu, penentuan harga bisa dilakukan bagi mereka yang sudah memiliki pengalaman dan nama besar dalam hal penjualan foto.

Menjual stock photo bukan perkara mudah jika Anda tidak mengetahui kemana Anda akan menjualnya. Manfaatkan waktu Anda untuk melakukan riset, lembaga mana yang paling terpercaya yang bisa menjual foto Anda secara tepat sasaran. Dalam hal ini Anda bisa bergantung kepada Internet, karena banyaknya orang-orang yang berkecimpung dalam dunia ini, banyak bekerja sama dengan pasar penyedia foto di Internet. 
Silahkan mengecek situs seperti Photo Stack Plus, Shutter Point, ShutterStock, Shutterfly, iStock Photo dan lainnya. Meskipun pembayaran yang Anda terima biasanya belum dipotong komisi, namun layanan seperti itu sangat membantu dalam segi promosi. Sehingga langkah yang perlu Anda lakukan selanjutnya hanya berimajinasi tentang konsep / tema foto anda, jepret dan submit foto Anda.
Profesi ini mungkin lebih tepatnya dijadikan sambilan, setidaknya sampai Anda benar-benar memiliki passion yang kuat pada bidang ini. Untuk jumlah penghasilannya sendiri, sangat bergantung terhadap banyaknya karya berkualitas yang Anda hasilkan. Anda bisa memilih ingin dihargai per 1 foto, atau per 1 download foto. Masing-masing memiliki kelebihan dan keuntungan masing-masing. Namun bagi pemula, ada baiknya mencoba segala macam cara untuk bisa menghasilkan. Selamat berbisnis nyambi jepret-jepret!

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Nyambi Jualan Stok Foto