Ide Bisnis dan Ide Usaha Unik dan Kreatif untuk Anda Coba

Hati-hati dalam memilih Waralaba

Masih abu-abunya perbedaan dari segi identitas pada jenis usaha waralaba dan non waralaba rupanya cukup memberikan kekhawatiran sendiri. Banyaknya usaha-usaha yang bergerak pada sektor waralaba yang belum memiliki Surat Tanda Pendaftaran Waralaba atau STPW seringkali menipu calon konsumen mereka dari legalitasnya.

Menurut salah satu badan pengawas waralaba di Tanah Air, Wali (Waralaba dan Lisensi Indonesia) memberikan angka yang cukup tinggi (90%) bahwa banyak pelaku usaha suka mengaku-ngaku bahwa usahanya merupakan unit usaha waralaba. Hal ini diperparah dengan tingginya angka ketidaktahuan di masyarakat pada hal ini sehingga pemahaman akan bisnis ini kurang mendalam yang nantinya bisa menyebabkan kerugian pada pihak investor.


Tidak adanya tanda pengenal khusus yang seharusnya terpampang pada perusahaan dengan label waralaba, ikut menambah kebingungan terhadap usaha mana yang benar-benar legal dan mengikuti aturan Undang-Undang. Sudah seharusnya usaha waralaba memiliki perbedaan yang bisa terlihat dari usaha non-waralaba untuk memudahkan masyarakat melakukan pantauan. 

Bagi calon mitra, hal ini tentu bisa menjadi bumerang apabila tidak segera disadari. Kasus penipuan waralaba yang kerap terjadi karena tidak adanya STPW tentu sudah sering terdengar. Penipunya sendiri sebenernya hanya menjebak calon mitra tersebut untuk meraup untung lalu kabur begitu saja. Bahkan seandainya tidak kabur, maka calon mitra tersebut bisa disusahkan dengan aturan franchise fee yang sebenernya tidak boleh dimasukan ke dalam perjanjian.

Franchise fee sendiri merupakan hak bagi pemilik bisnis waralaba tangan pertama untuk mendapatkan keuntungan jika calon mitra mereka berhasil membangun bisnis tersebut dengan luas serta mendapat keuntungan yang cukup besar. Biasanya franchise fee merupakan hal yang sudah terpampang jelas pada surat kontrak mitra waralaba.

Untuk mensiasati perusahaan-perusahaan waralaba yang berusaha ingin mengambil keuntungan begitu saja tanpa adanya tanggung jawab kedepan, kita sebagai investor harus cermat melihat prospek usaha tersebut. Pastikan usaha tersebut memiliki keabsahan di mata hukum sehingga jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, seorang mitra bisa menggunakan hukum tersebut untuk melawannya. 

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Hati-hati dalam memilih Waralaba